Jakarta, GEO ENERGI - Ketua Asosiasi Perusahaan Migas Nasional (Aspermigas), Effendi Siradjuddin, mengatakan, Indonesia perlu memperkuat ketahanan ekonomi sebelum mulai memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN. Ia berharap, Indonesia bisa mencontoh Republik Rakyat Tiongkok (RRT), yang berani mengutamakan kepentingan nasionalnya, termasuk dalam sektor migas, sehingga, menurutnya, RRT, termask sektor migasnya, bisa bersaing secara global.

 

"Oleh karena itulah, menurut saya, pemerintah harus mengembalikan Undang-undang No. 44 tahun 1961. Investasi asing boleh dilakukan, tapi tidak untuk jangka panjang. Negara harus diperkuat dulu, baru Indonesia bisa go global," ujarnya saat meberikan paparan dalam seminar "Langkah Strategis Mengatasi Krisis Energi Nasional", di Hotel Puri Denpasar, Kuningan Jakarta, Rabu (25/6).

Namun menurutnya, pemerintah tak perlu sampai melakukan nasionalisasi perusahaan-perusahaan  migas yang ada. Menurutnya, nasionalisasi merupakan langkah terakhir apabila Indonesia dianggap sudah tidak berdaulat dalam pengelolaan energi.

Sumber : http://www.geoenergi.co/read/gas/2287/aspermigas-indonesia-perlu-persiapan-sebelum-perdagangan-bebas/#.VOHgpOaUdfA

Indonesian Arabic Chinese (Simplified) English German Japanese Portuguese Russian Spanish

Event

Video Gallery